Skip to main content

Rencana Terbaik dari-NYA

Memasuki semester terakhir dari perjalananku sebagai “Agent of Change” [nama keren buat mahasiswa : katanya para aktivis kampus :D], seringkali ku temukan banyak penyesalan atas kesalahanku yang tlah lalu.

1. Mengapa dulu aku menyalahgunakan “amanah” itu …
2. Mengapa dulu tak serius menjalani study-ku
3. Mengapa dulu ku tak menggunakan waktu panjang itu untuk mengurus skripsiku…
4. Mengapa ku tak menjaga milikku dengan baik …
dan masih segudang penyesalan lainnya.


Air mata? Jelas tlah mengalir berulangkali … tapi itu hanyalah untuk “sedikit” mengurangi rasa sesak yang memenuhi hati.

Menata hati untuk bersiap menghadapi konsekuensi, melangkahkan kaki membenahi diri dan meluruskan mindset memenuhi target. Mudahkah? Pastinya tidak …

Pelan pelan membuka mata, hati dan pikiran. Melihat kesekeliling … banyak yang sudah jauh meninggalkanku. Tetapi banyak juga yang tak seberuntung diriku [menghiburdiri.com]. Belajar untuk ikhlas menerima semuanya hingga kutemukan bahwa DIA memberiku yang terbaik dibalik semua kesalahan-kesalahanku.

DIA memberiku kesempatan untuk lebih dewasa menghadapi setiap masalah. Dia memberiku waktu untuk mempersiapkan hasil study dan skripsi dengan lebih baik. DIA memberiku jalan rizki yang lebih lebar. DIA lah yang tahu apa yang terbaik untukku.

Comments

  1. kunjungan perdana,wah...hebat mbak ini masih muda sdh jdi netprnuer.sdh brp persen mbak bisnisnya???

    ReplyDelete
  2. santai aja fen. Kalau kita yakin melangkah dan menggantungkan hanya kepadaNya, insya Allah akan senantiasa dibimbing. Manusia melihatnya mungkin gimana gitu... tapi dimata Allah mungkin itu yang terbaik untukmu...

    ReplyDelete
  3. Makasih mas Hary untuk kunjungannya :) masih taraf belajar juga ko' bisnisnya ...

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Menyapih Anak Secara Alami

“Fen, bagi tips menyapih anak dong. Al dulu disapih khan pas hamil Sita?”, tanya salah satu teman sekolah via WA. Saya otomatis nyengir saat membaca pesan tersebut. Meskipun menyandang predikat ibu dari dua orang balita, saya masih NOL besar untuk pengetahuan sapih menyapih, apalagi cara menyapih anak agar tidak rewel. Memang saat hamil Sita, si kakak Al baru berusia 1,5 tahun. Namun Al sudah tidak menyusu jauh sebelum saya hamil Sita. Al sudah berhenti menyusu sejak usia 8 bulan. Tanpa paksaan dan tanpa drama. Justru saya yang “drama” ketika Al berhenti menyusu. Pasalnya saya masih berkeinginan untuk menyusui. Terlebih  ada kampanye yang gencar tentang menyusui dengan predikat lulus S1, S2 sampai S3. Seorang anak dikatakan lulus S3 kalau bisa mendapatkan ASI sampai usia 2 tahun. Perasaan bersalah dan tidak becus menyusui anak sempat menghantui saat itu. Beberapa kali juga saya mendapat pendapat negatif ketika tahu Al sudah tidak menyusu padahal belum genap satu tahun. Termasuk teman…

Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket

Beberapa kali saya melewatkan kesempatan untuk mendengarkan sharing langsung dari owner Vanilla Hijab. Padahal ada sekitar 3-4 kali kesempatan itu datang. Hingga akhirnya bulan kemarin ada info gathering salah satu komunitas bisnis di Jogja yang mengundang Atina dan Intan, kakak beradik yang menggawangi suksesnya Vanilla Hijab. Meski hampir saja kembali terlewatkan karena kuota penuh, akhirnya pihak panitia menambah slot kuota peserta gathering. Alhamdulillah, tiket sudah ditangan. Tinggal berharap bisa benar-benar hadir di hari H.

Rahasia Instagram Marketing ala Vanilla Hijab, Pelopor Online Shop Hijab Warna Pastel

Assalamualaikum,  apakah ada yang menantikan tema postingan ini dengan tidak sabar? Hmmm …. bagi pembaca postingan tentang Vanilla Hijab sebelumnya, tentu tidak sabar bukan? Pasti antara gemes gemes penasaran rahasia apa dibalik kesuksesan Vanilla Hijab menggunakan media instagram untuk promosi produknya.

Baca juga: Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket