Custom Pages

Thursday, December 24, 2015

Meredakan Flu yang Menyerang Buah Hati

Thursday, December 24, 2015
Ketika buah hati sakit, orangtua pasti merasa sangat resah. Ingin rasanya bisa menggantikan rasa sakit yang dialami oleh si kecil. Namun daripada terus-terusan resah, akan jauh lebih baik bila kita mencari cara untuk meredakan penyakit tersebut.

sumber gambar: healthynesia.blogspot.com
Flu adalah salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak. Agar penyakit flu tersebut tidak membuat aktivitas dan keceriaan buah hati jadi terganggu, kita bisa melakukan kiat-kiat ini untuk buah hati :

Thursday, November 19, 2015

4 TIPS AGAR ANAK MAU MENDENGARKAN ORANG TUA

Thursday, November 19, 2015
Ketika Al mulai menginjak usia 10 bulan, Fenny sudah merasakan tidak nyaman karena terlalu sering mengatakan, “Jangan! Bla bla bla ….”. Ditingkahi dengan ekspresi Al yang pasti akan melongo memandangi ibunya membuat Fenny merasa jengah. Fenny merasa harusnya ada cara yang lebih baik ketika menghadapi Al yang sudah bisa bereksplorasi dengan merangkak.

Suatu hari saat Fenny berselancar di facebook,ada salah seorang teman yang menandai Fenny dengan poster acara yang berkaitan dengan workshop parenting, “Tips agar Anak Mau Mendengarkan Anda”, demikian judul acara yang tertera. Seketika itu juga Fenny menyadari ini lah yang akan menjawab keresahan tentang komunikasi ibu dan anak. Beruntung Fenny berteman di facebook dengan orang yang menjadi kontak person acara, bahkan beliau mau memberikan talangan dana karena Fenny tidak bisa transfer sebesar Rp 25.000,- via atm. Terima kasih mbak Qq, bunda Rayyis.



Monday, November 16, 2015

Perlukah Revaluasi Aset Terkait dengan Kebijakan Ekonomi Jilid V?

Monday, November 16, 2015
Sebagaimana tujuan dari paket kebijakan sebelumnya, revaluasi asset dimaksudkan untuk menggairahkan perekonomian. Diketahui bahwa dengan adanya perlambatan ekonomi banyak perusahaan yang merugi bahkan modalnya negatif. Harapannya dengan revaluasi asset dapat mempercantik posisi neraca karena akan ada penyesuaian nilai asetnya dari nilai perolehan menjadi nilai pasar. Lalu bagaimana revaluasi asset terkait dengan kebijakan ekonomi jilid V ddiberlakukan? Bagaimanakah kelebihan dan kekurangannya bagi wajib pajak yang bisa mempengaruhi keputusan perlu atau tidak revaluasi asset?

sumber gambar disini

Thursday, November 12, 2015

Pahlawanku, Dewasa Sebelum Waktunya

Thursday, November 12, 2015
"Tadi Al ga da temennya, adek pijet?"
Ekspresi wajah Al yang girang setelah melihat adeknya pulang namun bertanya dengan nada penuh tanda tanya membuat saya langsung tergugu. Saya langsung menghentikan aktivitas dan merengkuh Al. Al begitu menikmati pelukan saya meski kini sorot matanya semakin penuh dengan tanda tanya. Mungkin dia heran mengapa tiba-tibanya ibunya melow.

Bagaimana tidak jika pertanyaan sederhana itu membuat saya terlempar ke jurang rasa bersalah. Bukan pertama kali Al saya tinggal bersama kakek neneknya untuk urusan pekerjaan. Namun baru pertama kali ini anak pertama saya itu mengungkapkan pernyataan bahwa dia kesepian. Hal itu saya ketahui dari cerita si kakek yang menemaninya seharian. Pagi tadi saya memang meninggalkannya untuk menghadiri acara gathering blogger. Acara yang sebenarnya tidak terlalu urgent untuk saya hadiri. Acara yang sekedar untuk memuaskan kerinduan saya kopdar bersama blogger yang ternyata membuat saya menjadi terasa begitu egois hari ini.


Sunday, November 8, 2015

Mengenali Gejala Muntah dan Diare Pasca Demam

Sunday, November 8, 2015
Genap sudah tiga hari Fenny berkutat dirumah. Tidak bekerja. Tidak pula beraktivitas di luar rumah kecuali untuk memberli keperluan. Meskipun demikian Fenny tidak bersantai ria. Malahan Fenny harus berjaga pagi siang malam sampai pagi lagi. Sungguh tidak mudah berjaga nonstop apalagi begadang untuk tipe tukang tidur seperti Fenny. Kalau berjaga siang masih OKE, kalau malam seringnya KO.

Al yang pagi harinya sehat dan ceria tiba-tiba rewel di malam pertama. Badannya panas dengan batuk kering namun juga ada tanda-tanda pilek. Usut punya usut ternyata saat sore hari sepulang menonton karnaval 17 Agustusan di depan kantor Bupati, Al “mencuri” minum es teh milik si Tante. Kondisi badan capek dan kemungkinan es teh yang kurang higienis membuat ketahanan tubuh Al langsung drop. Walhasil Al terus menempel ke Fenny dengan badan panas tinggi. Dengan metode skin to skin, Fenny berharap panas badan Al bisa turun.

Wednesday, November 4, 2015

Membina Ribuan Perempuan Lewat Training Online, Mengapa Tidak?

Wednesday, November 4, 2015
Baru-baru ini Fenny menghadiri sebuah kelas training offline yang berlangsung di kota Jogja. Trainer yang notabene memang sering mengadakan training offline mengajukan sebuah pertanyaan tentang training online yang beberapa waktu terakhir Fenny ikuti. Mulai dari sistem kelas sampai bagaimana memastikan seluruh peserta paham dan praktek. Selama ini training memang identik dengan kelas offline dimana memang partisipasi aktif peserta bisa langsung terpantau. Namun seiring perkembangan jaman, mengapa tidak training online diadakan? Inilah yang menjadi sorotan writer business specialist, Indari Mastuti. Bahkan dari training online ini, baik peserta dan pemateri malah bisa berada dari dan dimana saja. Pengalaman dari beberapa training online yang diadakan Indscript Training Center, pesertanya bisa menjangkau hingga ke pelosok Nusantara. Lalu bagaimana CEO Indscript Creative ini mengasuh training online?

sumber gambar indari.blogspot.com

Saturday, October 31, 2015

Liputan Kopdar, Seminar & Bazar SBO Jogja: Meraup Omset Jutaan dengan Sistem Keagenan dan Loyalitas

Saturday, October 31, 2015
Tak terasa sudah hampir dua minggu yang lalu Kopdar SBO area Jogjakarta dan sekitarnya. Tapi kalau ditanya euforianya, aliran adrenalinnya masih terasa hingga sekarang. Bagaimana tidak jika tiba-tiba empat ibu rumah tangga yang biasanya berbisnis sambil momong anak bermodalkan internet dirumah lalu tiba-tiba menjadi sebuah event organizer? Seru, rempong dan sempat bikin jantungan *tarik nafas

Wednesday, October 28, 2015

Meraup Untung Belasan Juta dari Jualan Wall Sticker

Wednesday, October 28, 2015
sumber gambar etalasebisnis.com
Menjadi penjual online tidak pernah ada dalam bayangan Dina Sri Agustin sebelumnya. Bahkan ketika memutuskan resign dari pekerjaannya karena salary yang tidak memuaskan, Dina belum memiliki rencana akan melakukan apa untuk mendapatkan penghasilan pengganti. Walhasil masa dimana ketika Dina tidak mampu membeli lilin ketika mati lampu pun pernah dilakoninya. Namun kini Dina menjadi salah satu seller Tokopedia yang meraup untung belasan juta rupiah dari jualan wall sticker. Bagaimana bisa? Dina berbagi pengalamannya dalam acara Tokopedia Roadshow Solo 2015 hari Minggu, 25 Oktober 2015 di Borobudur Ballroom Novotel Solo kemarin.


Saturday, October 24, 2015

6 Tips Membangun Bisnis Dari Nol

Saturday, October 24, 2015
Memiliki ide bisnis yang tidak biasa itu artinya sama dengan membangun bisnis dari nol. Tidak ada yang bisa menjadi acuan atau contoh. Lain halnya dengan ide bisnis yang standar. Misalnya bisnis kuliner. Tak terhitung berapa banyak pebisnis kuliner yang sukses. Ada yang bisa menjadi studi kasus sehingga bisa menerapkan ATM alias Amati, Tiru Modifikasi. Namun tidak ada salahnya mewujudkan ide bisnis yang tidak biasa itu, seperti halnya Indari Mastuti, seorang Writer Business Specialist.

sumber gambar www.kompasiana.com
Apa itu Writer Business Specialist?

Monday, October 19, 2015

Tips Memperbesar Pemasukan dengan Mensiasti Pajak

Monday, October 19, 2015
Sebagai warga negara yang baik, setiap orang memiliki kewajiban membayar pajak atas penghasilan yang diperoleh, utamanya para pegawai dan pengusaha. Banyak orang berfikir bahwa pajak akan mengurangi pemasukan hingga melakukan berbagai cara untuk memanipulasi data sehingga hanya membayar pajak lebih sedikit dari yang seharusnya.
sumber gambar disini

Tuesday, October 13, 2015

5 Ide Pekerjaan Sambilan untuk Pelajar dan Mahasiswa

Tuesday, October 13, 2015
Saya terpukau ketika melihat seorang anak yang menjadi bintang tamu sebuah talkshow di televisi. Dengan wajah yang sumringah dan penuh percaya diri, anak yang bernama Zyah Rizal Fadilla itu bercerita kegiatan sehari-harinya menjadi penjual sandwich dan kue keliling sepulang sekolah. Anak yang akrab dipanggil Rizal itu memang bukanlah anak dari keluarga mampu meski bukan pula anak yang tidak berkecukupan. Prinsipnya yang tidak ingin menyusahkan orang lain dan selalu ingin berbagi membuat saya berdecak kagum. Anak seumuran sekolah dasar sudah memiliki pemikiran untuk mandiri.

sumber gambar http://regional.kompas.com/

Saturday, October 10, 2015

Formasi-G, Solusi untuk Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA)

Saturday, October 10, 2015
Masyarakat Ekonomi Asia atau yang sering disingkat MEA gaungnya sangat terasa bagi kalangan pebisnis dan pengusaha. Gaung yang membuat beberapa orang gentar menghadapinya. Bagaimana tidak jika nantinya setelah MEA diberlakukan di akhir tahun 2015 maka pasar bebas akan terjadi. Itu artinya barang dan jasa dari luar negeri, utamanya dari sesame Negara anggota Asia Tenggara akan mudah masuk. Jika para pengusaha kecil & besar, pengrajin, petani, buruh, investor Indonesia tidak siap, bisa jadi akan mudah tergulung oleh produk impor.
sumber gambar pusakaindonesia.org

Sunday, October 4, 2015

Perlukah Bayi Batuk Pilek Diuapi?

Sunday, October 4, 2015
"Sita diuapi ya Fen, bibirnya sudah membiru gitu"
sumber gambar google
 Belum genap kesadaran saya mencerna saran dokter yang rupanya teman seangkatan saat SMA, saya yang sedang menggendong Sita sudah berada di ruangan yang bersebelahan dengan ruang perika. Dengan cekatan salah satu perawat menyiapkan peralatan.Tak berapa lama masker sudah nangkring di atas hidung Sita yang otomatis membuatnya menangis kencang. Apalagi ketika uap hangat dari alat uap mulai keluar dan memasuki rongga hidung.

Sunday, September 27, 2015

Ketika Anak Bermain Api

Sunday, September 27, 2015
"STOP!!! Udah dibilang jangan main api, ini malah mainan berdua sama ibunya."

Peringatan dari nenek spontan membuat Al, 3 tahun, berdiri sambil menyembunyikan korek api di belakang punggungnya. Pandangannya nampak terkejut sekaligus keheranan. Mungkin dalam pikirannya sudah terbentuk pertanyaan, "Kenapa tidak boleh mainan api?".


Thursday, September 24, 2015

[PART II] Kisah Suka Duka Mantan Model Seksi Berbisnis Jilbab Anak, Mengharukan!

Thursday, September 24, 2015

Setelah sebelumnya berkali-kali gagal produksi jilbab, akhirnya Utisah berhasil. Namun ujian kembali datang pada perempuan berusia 34 tahun yang hanya lulusan SMP ini. Utisah menawarkan hasil produksi jilbab anak lucunya dengan sistem keagenan pada beberapa teman. Disributor pertamanya adalah reseller yang dikenal saat berjualan di Gasibu Bandung. Beberapa teman yang ditawarinya juga berminat menjadi distributor dan agen. Utisah berbangga hati. Dengan percaya diri yang tinggi, Utisah membeli bahan 8 roll dan menjahitnya menjadi 1200an pcs jilbab anak. Dengan jumlah produksi segitu banyak, Utisah mmemiliki kewajiban membayar ongkos penjahit sebesar 8 juta rupiah. Dibayangi ongkos produksi yang besar, Utisah merasa tenang karena merasa sudah punya agen yang bisa diandalkan.

Ujian kembali datang. Empat orang calon agen dengan total pemesanan 20 juta membatalkan dengan berjuta-juta alasan yang tidak masuk akal. Rupanya itu hanya untuk menutupi alasan yang sederhana. Para calon agen merasa mereka lebih baik memilih produksi merka yang sudah terbukti laris di pasaran. Sebagai pemain baru, produksi jilbab anak Utisah dipandang sebelah mata meski kualitas bagus dan dikemas menarik.


Sunday, September 20, 2015

Ajaib, Air Liur Ibu ternyata Menyembuhkan

Sunday, September 20, 2015
Mata Sita, putri saya yang berusia 7 bulan 10 hari nampak berair. Di sudut mata kirinya terdapat lendir kuning seperti nanah. Saya pun menyekanya dengan waslap hangat. Saya berfikir mungkin hanya kotoran atau debu yang masuk ke mata. Tidak terfikirkan bahwa mata bayi Sita belekan sebelah.

sumber gambar: google

Wednesday, September 9, 2015

Kisah Suka Duka Mantan Model Seksi Berbisnis Grosir Jilbab Anak Lucu, Mengharukan!

Wednesday, September 9, 2015
“Saya dulu pernah terjerumus di dunia hitam mbak”, ungkapnya jujur. “Saya pernah berpakaian hampir telanjang di atas catwalk. Para sahabat sampai jijik saat ketemu saya. Itu semua karena lemahnya iman saya. Maka dari itu saya jadi ingin mengenalkan anak-anak  perempuan di Indonesia mengerti aurat dan belajar berhijab sejak kecil. Membiasakan berhijab itu tidak mudah”, demikian penuturan perempuan bernama lengkap Utisah yang kini menjadi produsen jilbab anak lucu.


Sunday, August 30, 2015

Sudahkah Para Orang Tua Mendukung Anak Untuk Berani Bereksplorasi?

Sunday, August 30, 2015
"Anak saya pemalu. Lebih suka diam di rumah. Bagaimana caranya agar ia lebih banyak berinteraksi dan bereksplorasi di luar rumah?"
Pertanyaan salah seorang emak blogger, Prima Purbantoro di acara Media Gathering Dancow Excel Nutri+ hari Minggu, 29 Agustus 2015 kemarin menarik minat saya untuk segera mengetahui jawaban dari narasumber. Memiliki anak yang kurang "bergaul" seringkali menimbulkan kecemasan di hari para orang tua. Seperti halnya ketika beberapa waktu yang lalu Al sempat beberapa hari hanya berkutat menonton Youtube dan tidak tertarik bermain dengan teman-temannya. Bagaimana jika nantinya anak tidak bisa bersosialisasi dengan baik?

Tuesday, August 18, 2015

Didampingi Ibu Dua Anak, Omset Bisnis Ratusan Ibu Rumah Tangga Naik 100%

Tuesday, August 18, 2015
Ramah dan Ceria. Dua kata yang sangat erat dengan pembawaan ibu dua anak ini. Pikiran dan semangat  positif yang diimbangi dengan wawasan luas terpancar dari aktivitas beliau sehari-hari. Baik yang tersirat dari status di jejaring sosial maupun saat bertatap langsung. Dua tahun yang lalu, saya pernah bertemu beliau dalam acara kopdar. Saat itu kopdar diadakan bersama komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN). Dari hasil sharing, saya mengetahui bagaimana beliau mengatur seluruh aktivitasnya yang padat agar tetap berjalan dengan baik antara keluarga maupun pekerjaan. Sungguh teladan bagi para ibu rumah tangga (IRT).


Tuesday, August 11, 2015

Menyongsong Law Enforcement 2016, Inilah Hadiah bagi Wajib Pajak di tahun 2015

Tuesday, August 11, 2015
Mungkin ada yang bertanya-tanya, apakah itu Law Enforcement? Law Enforcement adalah bahasa asing untuk istilah penegakan hukum. Kali ini saya membahas tentang penegakan hukum yang berkaitan dengan pajak. Pokok bahasan yang cukup berat namun menjadi ringan untuk dicerna setelah membaca hasil wawancara dengan ibu Zeti ArinaCEO Artha Raya Consultant. Uniknya, informasi yang disampaikan Zeti Arina membuat saya berkesimpulan bahwa tahun ini merupakan tahun yang menguntungkan bagi wajib pajak. Hal ini karena ada banyak “hadiah” yang akan didapat  wajib pajak selama tahun 2015. Apa sajakah itu? 

Thursday, August 6, 2015

Mengenal Sosok dibalik Kesuksesan Usaha Sumur Minyak Tua Anak Setiawan Djodi

Thursday, August 6, 2015
Setiawan Djodi, siapa seh yang tidak kenal dengan seniman kawakan Indonesia satu ini? Seniman sekaligus pengusaha ini pernah masuk daftar orang terkaya di Indonesia sejak tahun 2007. Namun kali ini saya tidak membahas tentang beliau, melainkan tentang salah satu anaknya yang berhasil membuat usaha tanpa modal besar yang keluar dari kocek sendiri maupun si bapak. Usaha yang dimaksud adalah proyek pengembangan sumur minyak tua di Malo, Bojonegoro. Usaha yang bisa dibilang bukan usaha ecek-ecek ini tentunya membutuhkan modal yang tidak kecil. Lalu siapa kah yang mendanai pendirian usaha tanpa modal besar milik anak Setiawan Djodi ini?

sumber gambar: www.lensaindonesia.com
Adalah Aldi Ferdian yang memberikan suntikan dana untuk membangun usaha tanpa modal sendiri milik anak Setiawan Djodi tersebut. Aldi yang juga merupakan seorang Financial Engineering dan Consultant melihat prospek cerah usaha sumur minyak tua yang diajukan kepadanya. Terbukti, kini usaha yang didanainya sejak tahun 2013 mulai memasuki proyek sumur minyak ketiga dan berjalan lancar.


Kesuksesan anak Setiawan Djodi bekerjasama dengan Aldi Ferdian adalah salah satu contoh cara mendirikan usaha tanpa modal sendiri.  Keberhasilan proyek kerjasama inilah yang kemudian mendorong Aldi untuk mulai berkiprah di dunia investor. Tak tanggung-tanggung, bahkan ide mantan karyawannya sendiri yang ingin membuka usaha tanpa modal sendiri pun didanainya. Aldi yang sudah ditempa dunia kewirausahaan sejak kecil rupanya sudah terasah insting bisnisnya. Meskipun ide mantan karyawannya tidak jauh berbeda dengan perusahaan yang digawanginya, Aldi tak merasa gentar. Owner Cakradhara Group ini percaya bahwa dengan membantu orang lain mewujudkan mimpinya adalah jalan berkah baginya. 

sumber gambar: @aldiferdian
Keseriusan Aldi menjadi investor membuahkan hasil lahirnya perusahaan-perusahaan baru yang beberapa diantaranya kini sudah mapan dan bisa membiayai perusahaan sendiri. Demi memudahkan konsolidasi dan pengembangan bisnis ke sektor baru, salah satu investor Indonesia ini mendirikan perusahaan induk yang kemudian dinamainya Cakradhara Group. Aldi yang kini tengah mempersiapkan proyek pendirian Cakradhara Energy dan Cakradhara Land membuka kesempatan bagi yang ingin menawarkan konsep bisnis kepadanya. Jika dipandang prospektif, Aldi mempertemukan mereka dengan nasabah yang berminat membiayai. Anda berminat?

Thursday, July 30, 2015

Meski Tanpa Stock, Mantan Buruh ini Beromset Puluhan Juta per Bulan!

Thursday, July 30, 2015
Milikilah Tujuan dan Perjuangkan!
Meski berstatus mantan buruh, sosok satu ini terlihat masih muda dan sangat bersemangat. Aura positif dan percaya diri kuat memancar dari dirinya. Demikianlah yang saya rasakan ketika ngobrol dengan Nisa melalui media chat. Pantas saja wanita yang bernama lengkap Khoerun Nisa Luthfianti ini mampu mencapai prestasi yang membanggakan melalui cara jualan online tanpa stok barang.

Menjadi anak bungsu dari 5 bersaudara tidak membuat Nisa menjadi anak manja. Selepas lulus dari SMK jurusan teknik komputer jaringan, Nisa sudah memiliki cita-cita ingin memiliki usaha dirumah, memiliki penghasilan sendiri dan bisa mengurus anak serta suami jika sudah menikah nantinya. Sungguh pemikiran yang sangat visioner dan mandiri untuk anak lulusan SMK



Tuesday, July 28, 2015

Gara-Gara Inner Jilbab, Perawat di Pelosok Lampung Bisa Keluar Negeri Gratis!

Tuesday, July 28, 2015
“Fokus dan Bekali Diri dengan ILMU maka KESUKSESAN akan diraih”
Sosoknya terlihat sederhana dari tampilan foto profilnya. Demikian pula gaya bicaranya ketika berkomunikasi via chat dengan saya. Namun siapa sangka saya mendapatkan banyak kejutan dari Ummu Zada, pemilik usaha Zada Muslimah Corner (IG @zadamuslimahcorner). Ummu Zada yang bernama asli Isna Istiana ini sebenarnya adalah seorang perawat di puskemas rawat inap Bakauheni  Lampung Selatan. Berbekal motivasi ingin menjadi muslimah yang mandiri, bisa mencemerlangkan masa depan anak dan keluarga serta ingin bisa membantu orang lain yang membutuhkan mendorong Ummu Zada membuka usaha sampingan.

Awalnya Ummu Zada membuka usaha counter HP dan pulsa. Sayangnya hanya bertahan 3 tahun sebelum akhirnya gulung tikar. Setelah itu Ummu Zada melirik bisnis online. Produk yang dijualnya hampir semua barang yang dicari orang seperti home set, mukena, jilbab, sprei, bros dan lain-lain. Tanpa disadari itu malah membuat Ummu Zada tidak fokus dan mendapatkan hasil yang tidak memuaskan. Dalam sebulan paling bagus Ummu Zada hanya memilik omset berkisar satu jutaan saja. 



Tuesday, July 21, 2015

Veronica Ratnaningrum, Women Marketer Masa Kini

Tuesday, July 21, 2015
Rata-rata profesi Konsultan Marketing di Indonesia dilakoni oleh kaum pria. Namun wanita yang akrab dipanggil Vey ini ternyata mampu mendobrak dominasi tersebut. Mengambil spesifikasi di bidang layanan jasa layanan marketing yang menghubungkan perusahaan klien dengan sejumlah Bank utama di Indonesia, Veronica Ratnaningrum sukses membangun perusahaannya dengan nama PT Masterindo Multiguna.

sumber gambar: indscript
Perusahaan yang didirikan tahun 2011 oleh lulusan Southern Illinois University ini memiliki klien yang sebagian besar adalah bank. Discount, top spender dan lain-lain merupakan bentuk program promosi hasil kerjasama merchant (pemiliki usaha seperti restoran) dengan bank atau perusahaan sejenis lainnya yang dihubungkan oleh Vey. Dalam hal hal ini, PT Masterindo Multiguna memberikan service berupa Merchant Privileges Outsourcing. Untuk mendukung service ini, PT Masterindo Multiguna memiliki jaringan merchant yang menjangkau seluruh provinsi di Indonesia. Terciptanya transaksi yang lebih signifikan dengan adanya layanan tambahan melalui kolaborasi pemilik usaha (merchant) dengan bank atau perusahaan klien menjadi tujuan program tersebut. Selain Merchant Privileges Outsourcing, PT Masterindo Multiguna juga menawarkan program Redemption Program, Voucher, dan Merchandise. Veronica Ratnaningrum mengungkapkan bahwa semua program tersebut dikerjakan sendiri oleh perusahaannya. Mulai dari pendekatan dengan pihat terkait (approach) sampai terjadi kesepakatan (deal). Urusan pencetakan kolateral seperti penempatan banner promo di lokasi merchant yang berfungsi untuk menginformasikan program kepada customers juga dilakukan oleh PT Masterindo Multiguna.


Veronica Ratnaningrum berhasil menggandeng sejumlah bank-bank besar di Indonesia baik bank swasta maupun BUMN hanya dalam waktu empat tahun. Networking menjadi modal utama. Vey yang visioner dan mengutamakan profesionalisme dalam bekerja ini berbagi rahasia bahwa menjaga hubungan baik dengan para pemilik usaha menjadi tombak terdepan supaya bisa menawarkan jasa kepada pihak Bank. Selain itu, Vey juga memiliki ketekunan, semangat belajar yang tinggi serta jiwa kepemimpinan yang kuat sehingga bisa mengembangkan bisnis jasa konsultan marketing dalam waktu relatif singkat. Oleh karena itu, tak salah jika Vey layak menyandang predikat Women Marketer masa kini yang bisa diperhitungkan.

sumber gambar: indscript
Veronica Ratnaningrum menyadari bahwa usaha yang digelutinya tidak lepas dari persaingan. Baru-baru ini mulai muncul pesaing yang kebanyakan adalah teman atau mantan karyawan. Namun Vey yang dinamis, memiliki visi luas dalam mengembangkan bisnis dan jasa konsultan marketing, komunikatif dan berjiwa sosial tinggi ini tak merasa ciut. Vey sudah menyiapkan inovasi berupa Digital Merchant, e-Catalogue, dan e-Voucher yang menjadi layanan terbaru PT Masterindo Multiguna. Layanan ini akan diluncurkan satu atau dua bulan kedepan. Selain itu, Vey percaya kepiawaiannya dalam merancang program, riset, menganalisa pasar, mengorganisir, memanajemen, serta memberikan jalan keluar untuk setiap problem yang dihadapi kliennya menjadi daya pemikat tersendiri yang tidak dimilki oleh pesaingnya. Bagi Vey, owner PT. Masterindo Multiguna ini, asal orang lain bahagia maka ia pun bahagia.

sumber gambar: swa.co.id


Thursday, July 16, 2015

IRT Bisa Berpenghasilan 100Ribu Per Hari Dari Iklan Blog, Mau Tahu Caranya?

Thursday, July 16, 2015
Berani mengambil peluang dan lakukan yang terbaik
Siapa yang tidak suka menghasilkan uang dari hobi? Seperti kesukaan saya menulis di blog. Dari yang awalnya sekedar tahu cara mendapatkan uang dari blog dengan mengikuti lomba blog hingga tawaran job review. Namun itu tidak terlalu mudah sebagai cara menghasilkan uang dari blog untuk pemula. Lebih-lebih untuk lomba blog. Bersaing dengan ratusan peserta meskipun terkadang hadiahnya tak seberapa. Sedangkan job review harus menunggu tawaran. Lalu bagaimana cara menghasilkan uang dari blog dengan cepat?

Tuesday, July 14, 2015

Mewujudkan Mimpi dengan Tranformasi Raga dan Rasa ala Aldi Ferdian

Tuesday, July 14, 2015
Menjadi enterpreneur sudah menjadi bagian dari hidup Aldi Ferdian, Owner Cakradhara Group. Mencari uang jajan sendiri dengan menjual gambar tempel bertali dan menyewakan buku pada teman-temannya adalah hal yang biasa baginya. Bekerja sebagai supir antar jemput anak sekolah dasar, menjadi crew service dan delivery service di McDonald Kings Plaza – Bandung dilakoni sejak usia 17 tahun sebelum akhirnya terjun di dunia financial engineering dan consulting. Bagi Aldi yang merupakan mojang kelahiran Bandung, bertemu dengan orang-orang baru kemudian menciptakan peluang usaha adalah kesukaannya. Kesukaan yang disebutnya sebagai hobi inilah yang kemudian mengantarkan Aldi menjadi Financial Engineering & Consultant, Investor.


Friday, July 10, 2015

Resign dari BUMN, Ibu Dua Anak Meraih Sukses Berjualan di Instagram

Friday, July 10, 2015
" I create, I take risks, I live my passion, I am an entrepreneur " 
Quote fanpage Almarhum Bob Sadino rupanya sangat menancap dalam pemikiran Nurina, mantan pegawai BUMN. Keputusannya untuk resign dari pekerjaan yang bisa dibilang mapan dan cukup bergengsi bukannya tanpa alasan dan resiko. Niat ingin mengikuti kemana pun suami bertugas dinas membuatnya mengambil keputusan tersebut. Itu juga dilakukan demi dua anaknya yang baru berusia 2 tahun dan bayi dua bulan. 


Tuesday, July 7, 2015

Zeti Arina, Mengubah Momok Orang Awam tentang Pajak dengan Ilmu

Tuesday, July 7, 2015
Para konsultan dan pensiunan yang akan mengajukan ijin konsultan heboh menyambut keluarnya Peraturan Menteri Keuangan dengan nomer triple one atau 111/PMK.03/2014 pada tanggal 9 Juni 2014. Peraturan itu berkaitan dengan tentang kewajiban menempuh SKPPL yang merupakan pendidikan profesi berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan tentang perpajakan dengan tingkatan Brevet C sampai 60 SKPPL setahun dan tidak diberikan ijin secara langsung bagi pensiunan pajak dengan harus menunggu selama 2 tahun. Bagi Zeti Arina, CEO Artha Raya Consultant, peningkatan kewajiban tersebut seharusnya ditanggapi secara positif. Itu artinya konsultan harus benar-benar bertanggung jawab terhadap profesiaonalisme nya dengan meningkatkan kemampuan secara terus menerus. Dalam wawancara yang berkaitan dengan profesi sebagai konsultan pajak, berikut penjelasan Zeti Arina

sumber gambar: jawapos.com

Sunday, July 5, 2015

Cara Mendapatkan Produk Gratis di Bilna.com

Sunday, July 5, 2015
Hal yang paling menyenangkan selain MIDNIGHT SALE adalah info produk gratis tengah malam di saat sedang imsomnia. Langsung semakin jreng mata yang memang sedang melek terus, terus melek. Apalagi cara mendapatkan produk gratis tidak harus berpindah tempat dari posisi enak. Meskipun imsomnia, tetep dong saya ambil posisi duduk senderan cantik di ranjang. Tentu saja karena cara mencapatkan produk gratis itu cukup melalui internet.


Friday, July 3, 2015

Lulusan SMK Memiliki 60 Reseller Mukena Bermodalkan Internet, Rahasianya?

Friday, July 3, 2015
Tantangan menjadi seorang istri TNI AD adalah kenyataan bahwa penghasilan suami yang sudah pasti sekian setiap bulannya. "Cukup tidak cukup harus cukup", demikian pesan suami pada Hurina disaat awal-awal pernikahan mereka 11 tahun yang lalu. Dari situlah Hurina yang kini menjadi produsen mukena katun jepang belajar nilai kemandirian untuk bisa mendapatkan penghasilan lebih untuk rumah tangga mereka.

Sumber gambar FB Hurina
Pada dasarnya Hurina yang memiliki nama lengkap Hurina M. Arofah memang bukanlah seorang perempuan yang suka berpangku tangan. Sebagai lulusan SMK jurusan Tata Busana, Hurina mencoba menawarkan jasa jahit ke warga lingkungan sekitar. Kebaya, seragam dan berbagai macam jenis jahitan Hurina terima. Alhamdulillah, hampir 5 tahun usaha jahit Hurina berjalan dan mendapat banyak pelanggan. Hingga suatu ketika, mulai tahun 2013 suami Hurina harus berpindah-pindah tempat tugas. Tentu saja Hurina mengikuti kemanapun suaminya bertugas. Itu artinya Hurina harus memulai lagi usaha jahitnya di tempat yang baru. Hal itu membuat Hurina bersedih.

Inspirasi dari Mama, Besar karena Syiar

Sunday, June 28, 2015

Keluargaku, Rumahku, Madrasahku

Sunday, June 28, 2015
Suatu pagi Al, anak pertama saya langsung mengambil drum kesayangan dan stik pemukulnya begitu terbangun dari tidurnya. “Ayo buk, nyanyi”, ajak Al yang lalu memukul drumnya sambil sholawatan. Rupanya bernyanyi yang Al maksud kali ini adalah puji-pujian untuk Rasulullah, bukan lagu anak-anak seperti biasanya. Alhamdulillah meski suara pas-pasan, saya ikut bersholawat yang diikuti Al sepotong-potong syairnya. Suasana kamar tidur yang tadinya sunyi menjadi ramai dan menyenangkan.

Siang harinya, saya bertanya pada Ustad guru mengaji Al yang berprofesi sebagai tukang sayur keliling di kampung. Dari beliau saya mendapatkan informasi bahwa saat mengaji dan buka bersama di TPA kemarin memang diputarkan lagu sholawatan kemudian bernyanyi bersama. Rupanya Al merekamnya dengan baik meskipun tidak langsung serta merta hafal syairnya. Disitulah saya teringat bahwa Al sedang dalam masa perkembangan kognitif yang mampu merekam dengan cepat dan baik.

Selain dengan pembelajaran audio, Al juga sedang dalam perkembangan meniru. Terbukti bahwa Al kini mampu mengikuti gerakan sholat meski belum sempurna. Hal ini karena saya selalu menyertakan Al saat sholat. Bahkan kini saat tarawih, Al juga diajak ibu dan adik untuk sholat di masjid.



Friday, June 19, 2015

Tifosi Flanel, Ide Usaha Ibu Rumah Tangga Berbahan Dasar Flanel

Friday, June 19, 2015
Irna tak menyangka, celengan yang terbuat dari koran bekas mampu menarik minat teman-teman keponakannya. Niat memanfaatkan tumpukan koran bekas dirumahnya membuahkan ide usaha kreatif ibu rumah tangga bagi Irna. Saat itu Irna memang tengah memiliki banyak waktu luang. Penempatan kerja suami di Lampung membuatnya ikut serta. Di perantauan Irna sempat melamar pekerjaan ke beberapa tempat. Sayang, sepertinya Irna tidak berjodoh dengan pekerjaan yang ada. Irna yang sebelumnya aktif sebagai wanita karir tidak betah jika hanya berdiam diri di rumah. Oleh karenanya, Irna mewujudkan ide usaha bagi ibu rumah tangga berupa kerajinan tangan untuk memanfaatkan waktu luang. Celengan koran bekas yang laku dijual saat pulang ke Jakarta membuat Irna kembali mendapat ide usaha rumahan ibu rumah tangga agar produknya lebih menarik. Irna memadukan dengan flanel sebagai hiasan. Dari situlah Irna pada akhirnya lebih memilih berkreasi dengan flanel sehingga menjadi ide usaha rumahan ibu rumah tangga.

Toples hias menjadi produk usaha flanel Irna. Toples hias itu Irna tawarkan kepada saudara. Lain halnya dengan celengan dari koran bekas yang langsung mendapat pasar, tidak demikian dengan toples hias flanel. Penolakan datang. Meskipun demikian Irna tak menyerah. Irna terlanjur jatuh cinta dengan usaha kerajinan tangan berbahan dasar flanel. Baginya ide bisnis rumahan ibu rumah tangga ini cocok sebagai kegiatan mengisi waktu luang. Jalan yang dipilih Irna adalah dengan terus berkarya. Beragam bentuk toples hias mampu Irna hasilkan. Irna lalu menyusun katalog toples hias dengan bantuan suami. Suami yang numpang mencetak katalog di kantor ternyata mampu membuat teman-teman kantornya tertarik. Bahkan ada yang memesan tutup galon. Suami Irna pun mengiyakan.
aneka kerajinan tangan kain flanel

Thursday, June 11, 2015

Cara Mudah Berbisnis Online ala Blogpreneur dengan Jarvis Store

Thursday, June 11, 2015
Dapat uang dari ngeblog? Bisa dapat penghasilan dari bisnis online? Tipuan-tipuan kali, mana bisa ongkang-ongkang di rumah dapet uang?
Pernah atau sering dengar komentar seperti itu? Saya mah sering. Memang resiko ngeblog dan bisnis online itu seperti orang punya "tuyul". Kerjanya khusyuk di depan laptop, uang mengalir. Makin gencar omongan negatifnya kalau dikerjakan di rumah. Padahal cara mudah berbisnis di rumah  itu ya bisnis online. Masih terasa banget mindset masyarakat pada umumnya kalau bekerja itu harus keluar rumah. Duh sedihnya...
Biarlah anjing menggonggong, khafilah berlalu...
Awalnya menohok banget disangka negatif seperti itu, apalagi orang tua saya pun sampai sekarang masih belum percaya dengan usaha saya. Beliau berdua sulit memahami cara mudah berbisnis online. Untungnya lama-lama saya kebal. Toh saya sudah menikmati hasilnya. Lalu, apa bisnis online saya?


Sunday, June 7, 2015

Masalah Rambut Rontok setelah Melahirkan, Wajarkah?

Sunday, June 7, 2015
Memiliki rambut panjang bagi saya merupakan sebuah kebanggaan. Terlebih lagi suami menyukai perempuan berambut panjang.Namun apa daya masalah rambut rontok setelah melahirkan melanda. Kerontokan itu bisa dibilang sangat parah. Hanya dielus dengan tangan saja rambut bisa bergelantungan di jari. Rambut rontok juga berserakan di bantal saat bangun tidur. Lebih-lebih saat disisir dan keramas, rasanya ingin tutup mata melihat banyaknya rambut yang rontok. Saat itu sempat terfikirkan, rambut rontok setelah melahirkan wajarkah



Wednesday, June 3, 2015

Cara Mudah Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan via Cermati.com

Wednesday, June 3, 2015
“Buka usaha perlu modal ya? Modal tak ada Fen. Aku tidak punya agunan untuk cari pinjaman. Mana bisa sekarang cari pinjaman modal usaha tanpa jaminan?”, keluh salah seorang teman melalui media chat di ponsel.
Ingatan saya langsung melayang pada saat mendampingi suami membangun usaha web developer. Pada awalnya kami tidak membutuhkan modal untuk membuka usaha karena menawarkan jasa pembuatan website atau toko online yang notabene tidak memerlukan biaya. Bahkan kami bisa mendapatkan uang terlebih dahulu dengan menarik uang muka.

sumber gambar: www.seputarukm.com



Monday, May 18, 2015

3 Tanda-Tanda Menjelang Proses Melahirkan

Monday, May 18, 2015
Melahirkan bagi saya adalah sebuah penantian yang mendebarkan. Jujur ada rasa takut tapi sekaligus juga tidak sabar. Takut jika proses melahirkan tidak lancar, takut rasa sakit saat melahirkan seperti yang dibicarakan banyak ibu-ibu, takut dengan kematian *serius* dan ketakutan lainnya. Namun ketakutan itu diimbangi dengan rasa tidak sabar melihat bayi yang sudah dikandung berbulan-bulan serta tidak sabar dengan "berat" yang sudah digendong kemana-mana ini :D.

Biasanya HPL menjadi penanda bahwa proses melahirkan sudah waktunya. Namun dua kali saya melahirkan tidak pada hari perkiraan lahir. Dengan begitu HPL bukan tanda menjelang proses persalinan yang akurat. Ada penanda lain yang menurut pengalaman Fenny lebih tepat dan dekat dengan waktu melahirkan.

Friday, May 8, 2015

Tips Jual Beli Online Aman dan Nyaman di Instagram ala Shopious.com

Friday, May 8, 2015
“Barangnya sampai hari ini khan, Sis?,” tanya pembeli via chat.
“Barang dikirim hari ini Sis.”, jawab penjual.
“Barangnya sudah dikirim?”, tanya si pembeli lagi.
“Barang dikirim  setelah transfer.”, jawab si penjual.
“Sis takut saya tipu ya? Saya pasti bayar kok. Jangan-jangan situ yang mau nipu saya?”, cerocos si pembeli. Si penjual pun tersenyum kecut.

Drama diatas saya dapati di sebuah group diskusi online sellers alias para penjual online. Saat itu ada anggota yag merupakan pemilik toko online yang sedang mencurahkan isi hatinya. Sebagai pelaku usaha toko online, saya bisa memaklumi perasaan si penjual. Niatnya mencari rejeki malah dapet tuduhan. Sakitnya tuh disini barbie ... *tunjuk dompet*. Di satu sisi saya juga memahami posisi si pembeli. Bisa jadi si pembeli belum pernah melakukan transaksi online atau pernah mendapatkan pengalaman tidak menyenangkan.  Jadi wajar kalau pembeli ekstra hati-hati.

Pernah mengalami hal yang sama?


Thursday, April 30, 2015

#BeraniLebih Produktif dalam Keterbatasan

Thursday, April 30, 2015
Menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang berada di ibukota provinsi Jawa Tengah bagi saya adalah sebuah anugrah. Semarang, salah satu kota besar di Indonesia itu memberikan saya kesempatan untuk belajar, bekerja paruh waktu sampai tempat hiburan yang dekat satu sama lain. Belum lagi ketersediaan koneksi internet cepat yang mudah di dapat dimana saja. Tentu saja ini berpengaruh pada kinerja saya yang berkaitan dengan dunia internet marketing. Hingga pada akhirnya saya lulus, menikah dan menetap di Semarang. Keputusan saya bergabung dengan sebuah komunitas menulis membuat saya bisa memenuhi kebutuhan eksistensi di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga. Banyak acara yang diadakan oleh perusahaan besar atau komunitas dan mengundang saya sebagai blogger. Sebuah kondisi yang sangat nyaman dan kondusif bagi saya untuk berkarya.

Kunjungan ke Tiga Serangkai bersama Komunitas IIDBN Semarang
Dikarenakan suatu hal, saya harus kembali ke kampung halaman. Sebuah desa yang berada di pelosok kabupaten. Koneksi internet yang lambat, ketiadaan komunitas blogger apalagi minimnya acara yang diadakan di kota kecil seperti Klaten ini membuat saya mati gaya. Produktifitas menurun drastis. Terlebih saya dituntut untuk bekerja di luar rumah. Otomatis saya hanya berkutat dalam keseharian sebagai pekerja dan ibu rumah tangga selepas bekerja. Membosankan.

Saturday, April 11, 2015

Perkembangan Bayi Usia 3 Bulan

Saturday, April 11, 2015
"Sita dah bisa tengkurap Fen? Koq Aurel belum ya? Apa karena kegemukan?"

Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh tetangga yang juga memiliki bayi seusia Sita. Oh ya, hari ini Sita genap berumur 3 bulan (3m.o) lho. Tengkurap memang menjadi salah satu perkembangan bayi usia 3 bulan.

...pose tengkurap Sita saat usia 2m 16d.