Skip to main content

3 Tanda-Tanda Menjelang Proses Melahirkan

Melahirkan bagi saya adalah sebuah penantian yang mendebarkan. Jujur ada rasa takut tapi sekaligus juga tidak sabar. Takut jika proses melahirkan tidak lancar, takut rasa sakit saat melahirkan seperti yang dibicarakan banyak ibu-ibu, takut dengan kematian *serius* dan ketakutan lainnya. Namun ketakutan itu diimbangi dengan rasa tidak sabar melihat bayi yang sudah dikandung berbulan-bulan serta tidak sabar dengan "berat" yang sudah digendong kemana-mana ini :D.

Biasanya HPL menjadi penanda bahwa proses melahirkan sudah waktunya. Namun dua kali saya melahirkan tidak pada hari perkiraan lahir. Dengan begitu HPL bukan tanda menjelang proses persalinan yang akurat. Ada penanda lain yang menurut pengalaman Fenny lebih tepat dan dekat dengan waktu melahirkan.

Adapun 3 tanda-tanda menjelang proses melahirkan itu adalah:

  1. Kontraksi dalam selang waktu yang dekat (intensif). Jarak dekat yang dimaksud biasanya mencakup 5 menit sekali. Kontraksi terasa seperti ada yang menekan ke bawah perut. Jika sulit dibayangkan, rasanya seperti kebelet BAB. Lebih mirip lagi dengan rasa ketika sembelit.
  2. Lendir bercampur bercak darah. Lendir seperti gel bening yang bercampur darah akan keluar bersamaan dengan kontraksi. Biasanya berselang waktu 2-3 jam dari waktu melahirkan.
  3. Pecahnya ketuban. Jika kondisi tenang, pecahnya ketuban akan ditandai dengan bunyi-bunyian seperti balon meletus. "Plethuk", kira-kira seperti itu bunyinya. Cairan ketuban juga bisa di deteksi dengan menempelkan kertas lakmus di vagina. Jika kertas lakmus berubah menjadi biru itu artinya sudah terjadi rembesan ketuban. Kertas lakmus bisa diperoleh di apotik atau rumah bersalin terdekat.
Saya menyarankan untuk segera menuju rumah bersalin atau memanggil tenaga medis (jika ingin melahirkan dirumah) setelah mengalami kontrasi yang intensif. Hal ini untuk mengantisipasi proses persalinan terjadi di perjalanan atau sebelum tenaga medis datang. Selain itu jika menunggu ketiga tanda menjelang proses persalinan, kondisi ibu hamil sudah terlalu payah. Semoga bermanfaat dan semoga proses persalinan ibu sekalian lancar.

Comments

  1. waktu melahirkan anak pertama, ketuban saya gak pecah-pecah padahal udah bukaan 10. Akhirnya pake alat bantu mecahinnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gimana mecahinnya mak? Ketuban Fenny juga ga pecah saat lahiran Al jadi Al lahir masih dalam kondisi terbungkus ketuban

      Delete
  2. Persalinan anak pertama dan kedua, saya malah nginep sehari semalam di RSB gegara kontraksi terus menerus. Nah, yang ketiga malah santai...pas udah nggak nahan lagi sakitnya langsung ke RSB, cuma nunggu 3 jam...langsung brojol deh..*legaaaa....

    ReplyDelete
  3. perlu aku catet nih mak, biar inget kalo pas besok hamil..
    *padahal nikah aja belum*

    ReplyDelete
  4. Aku blm pernah bersalin, tp beberapa kali nemenin mbak mau bersalin hihi

    ReplyDelete
  5. Apakah Anda mencari pinjaman bisnis, pinjaman pribadi, pinjaman rumah, kredit mobil, pinjaman mahasiswa, hutang pinjaman konsolidasi, pinjaman tanpa jaminan, modal usaha dll ... Atau Apakah Anda menolak pinjaman oleh bank atau lembaga keuangan untuk satu atau lebih alasan .Anda berada di tempat yang tepat untuk solusi pinjaman Anda! Saya seorang pemberi pinjaman pribadi, saya memberikan pinjaman kepada perusahaan dan individu pada tingkat bunga rendah dan terjangkau bunga 2%. Hubungi kami melalui email: gracewilliamloancompany@gmail.com

    PEMINJAM INFORMASI:

    Nama lengkap Anda:
    Alamat:
    Negara:
    Jumlah pinjaman:
    Seks:
    Pinjaman Durasi:
    Nomor telepon:
    Fax:
    Judul pekerjaan:
    Pendapatan bulanan:

    CATATAN: Ini diperlukan sebelum kita dapat melanjutkan dengan transaksi pinjaman baik-baik saja.
    salam
    Mrs.Grace William

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Menyapih Anak Secara Alami

“Fen, bagi tips menyapih anak dong. Al dulu disapih khan pas hamil Sita?”, tanya salah satu teman sekolah via WA. Saya otomatis nyengir saat membaca pesan tersebut. Meskipun menyandang predikat ibu dari dua orang balita, saya masih NOL besar untuk pengetahuan sapih menyapih, apalagi cara menyapih anak agar tidak rewel. Memang saat hamil Sita, si kakak Al baru berusia 1,5 tahun. Namun Al sudah tidak menyusu jauh sebelum saya hamil Sita. Al sudah berhenti menyusu sejak usia 8 bulan. Tanpa paksaan dan tanpa drama. Justru saya yang “drama” ketika Al berhenti menyusu. Pasalnya saya masih berkeinginan untuk menyusui. Terlebih  ada kampanye yang gencar tentang menyusui dengan predikat lulus S1, S2 sampai S3. Seorang anak dikatakan lulus S3 kalau bisa mendapatkan ASI sampai usia 2 tahun. Perasaan bersalah dan tidak becus menyusui anak sempat menghantui saat itu. Beberapa kali juga saya mendapat pendapat negatif ketika tahu Al sudah tidak menyusu padahal belum genap satu tahun. Termasuk teman…

Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket

Beberapa kali saya melewatkan kesempatan untuk mendengarkan sharing langsung dari owner Vanilla Hijab. Padahal ada sekitar 3-4 kali kesempatan itu datang. Hingga akhirnya bulan kemarin ada info gathering salah satu komunitas bisnis di Jogja yang mengundang Atina dan Intan, kakak beradik yang menggawangi suksesnya Vanilla Hijab. Meski hampir saja kembali terlewatkan karena kuota penuh, akhirnya pihak panitia menambah slot kuota peserta gathering. Alhamdulillah, tiket sudah ditangan. Tinggal berharap bisa benar-benar hadir di hari H.

Rahasia Instagram Marketing ala Vanilla Hijab, Pelopor Online Shop Hijab Warna Pastel

Assalamualaikum,  apakah ada yang menantikan tema postingan ini dengan tidak sabar? Hmmm …. bagi pembaca postingan tentang Vanilla Hijab sebelumnya, tentu tidak sabar bukan? Pasti antara gemes gemes penasaran rahasia apa dibalik kesuksesan Vanilla Hijab menggunakan media instagram untuk promosi produknya.

Baca juga: Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket