Custom Pages

Sunday, June 28, 2015

Keluargaku, Rumahku, Madrasahku

Sunday, June 28, 2015
Suatu pagi Al, anak pertama saya langsung mengambil drum kesayangan dan stik pemukulnya begitu terbangun dari tidurnya. “Ayo buk, nyanyi”, ajak Al yang lalu memukul drumnya sambil sholawatan. Rupanya bernyanyi yang Al maksud kali ini adalah puji-pujian untuk Rasulullah, bukan lagu anak-anak seperti biasanya. Alhamdulillah meski suara pas-pasan, saya ikut bersholawat yang diikuti Al sepotong-potong syairnya. Suasana kamar tidur yang tadinya sunyi menjadi ramai dan menyenangkan.

Siang harinya, saya bertanya pada Ustad guru mengaji Al yang berprofesi sebagai tukang sayur keliling di kampung. Dari beliau saya mendapatkan informasi bahwa saat mengaji dan buka bersama di TPA kemarin memang diputarkan lagu sholawatan kemudian bernyanyi bersama. Rupanya Al merekamnya dengan baik meskipun tidak langsung serta merta hafal syairnya. Disitulah saya teringat bahwa Al sedang dalam masa perkembangan kognitif yang mampu merekam dengan cepat dan baik.

Selain dengan pembelajaran audio, Al juga sedang dalam perkembangan meniru. Terbukti bahwa Al kini mampu mengikuti gerakan sholat meski belum sempurna. Hal ini karena saya selalu menyertakan Al saat sholat. Bahkan kini saat tarawih, Al juga diajak ibu dan adik untuk sholat di masjid.



Friday, June 19, 2015

Tifosi Flanel, Ide Usaha Ibu Rumah Tangga Berbahan Dasar Flanel

Friday, June 19, 2015
Irna tak menyangka, celengan yang terbuat dari koran bekas mampu menarik minat teman-teman keponakannya. Niat memanfaatkan tumpukan koran bekas dirumahnya membuahkan ide usaha kreatif ibu rumah tangga bagi Irna. Saat itu Irna memang tengah memiliki banyak waktu luang. Penempatan kerja suami di Lampung membuatnya ikut serta. Di perantauan Irna sempat melamar pekerjaan ke beberapa tempat. Sayang, sepertinya Irna tidak berjodoh dengan pekerjaan yang ada. Irna yang sebelumnya aktif sebagai wanita karir tidak betah jika hanya berdiam diri di rumah. Oleh karenanya, Irna mewujudkan ide usaha bagi ibu rumah tangga berupa kerajinan tangan untuk memanfaatkan waktu luang. Celengan koran bekas yang laku dijual saat pulang ke Jakarta membuat Irna kembali mendapat ide usaha rumahan ibu rumah tangga agar produknya lebih menarik. Irna memadukan dengan flanel sebagai hiasan. Dari situlah Irna pada akhirnya lebih memilih berkreasi dengan flanel sehingga menjadi ide usaha rumahan ibu rumah tangga.

Toples hias menjadi produk usaha flanel Irna. Toples hias itu Irna tawarkan kepada saudara. Lain halnya dengan celengan dari koran bekas yang langsung mendapat pasar, tidak demikian dengan toples hias flanel. Penolakan datang. Meskipun demikian Irna tak menyerah. Irna terlanjur jatuh cinta dengan usaha kerajinan tangan berbahan dasar flanel. Baginya ide bisnis rumahan ibu rumah tangga ini cocok sebagai kegiatan mengisi waktu luang. Jalan yang dipilih Irna adalah dengan terus berkarya. Beragam bentuk toples hias mampu Irna hasilkan. Irna lalu menyusun katalog toples hias dengan bantuan suami. Suami yang numpang mencetak katalog di kantor ternyata mampu membuat teman-teman kantornya tertarik. Bahkan ada yang memesan tutup galon. Suami Irna pun mengiyakan.
aneka kerajinan tangan kain flanel

Thursday, June 11, 2015

Cara Mudah Berbisnis Online ala Blogpreneur dengan Jarvis Store

Thursday, June 11, 2015
Dapat uang dari ngeblog? Bisa dapat penghasilan dari bisnis online? Tipuan-tipuan kali, mana bisa ongkang-ongkang di rumah dapet uang?
Pernah atau sering dengar komentar seperti itu? Saya mah sering. Memang resiko ngeblog dan bisnis online itu seperti orang punya "tuyul". Kerjanya khusyuk di depan laptop, uang mengalir. Makin gencar omongan negatifnya kalau dikerjakan di rumah. Padahal cara mudah berbisnis di rumah  itu ya bisnis online. Masih terasa banget mindset masyarakat pada umumnya kalau bekerja itu harus keluar rumah. Duh sedihnya...
Biarlah anjing menggonggong, khafilah berlalu...
Awalnya menohok banget disangka negatif seperti itu, apalagi orang tua saya pun sampai sekarang masih belum percaya dengan usaha saya. Beliau berdua sulit memahami cara mudah berbisnis online. Untungnya lama-lama saya kebal. Toh saya sudah menikmati hasilnya. Lalu, apa bisnis online saya?


Sunday, June 7, 2015

Masalah Rambut Rontok setelah Melahirkan, Wajarkah?

Sunday, June 7, 2015
Memiliki rambut panjang bagi saya merupakan sebuah kebanggaan. Terlebih lagi suami menyukai perempuan berambut panjang.Namun apa daya masalah rambut rontok setelah melahirkan melanda. Kerontokan itu bisa dibilang sangat parah. Hanya dielus dengan tangan saja rambut bisa bergelantungan di jari. Rambut rontok juga berserakan di bantal saat bangun tidur. Lebih-lebih saat disisir dan keramas, rasanya ingin tutup mata melihat banyaknya rambut yang rontok. Saat itu sempat terfikirkan, rambut rontok setelah melahirkan wajarkah



Wednesday, June 3, 2015

Cara Mudah Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan via Cermati.com

Wednesday, June 3, 2015
“Buka usaha perlu modal ya? Modal tak ada Fen. Aku tidak punya agunan untuk cari pinjaman. Mana bisa sekarang cari pinjaman modal usaha tanpa jaminan?”, keluh salah seorang teman melalui media chat di ponsel.
Ingatan saya langsung melayang pada saat mendampingi suami membangun usaha web developer. Pada awalnya kami tidak membutuhkan modal untuk membuka usaha karena menawarkan jasa pembuatan website atau toko online yang notabene tidak memerlukan biaya. Bahkan kami bisa mendapatkan uang terlebih dahulu dengan menarik uang muka.

sumber gambar: www.seputarukm.com