Skip to main content

Tifosi Flanel, Ide Usaha Ibu Rumah Tangga Berbahan Dasar Flanel

Irna tak menyangka, celengan yang terbuat dari koran bekas mampu menarik minat teman-teman keponakannya. Niat memanfaatkan tumpukan koran bekas dirumahnya membuahkan ide usaha kreatif ibu rumah tangga bagi Irna. Saat itu Irna memang tengah memiliki banyak waktu luang. Penempatan kerja suami di Lampung membuatnya ikut serta. Di perantauan Irna sempat melamar pekerjaan ke beberapa tempat. Sayang, sepertinya Irna tidak berjodoh dengan pekerjaan yang ada. Irna yang sebelumnya aktif sebagai wanita karir tidak betah jika hanya berdiam diri di rumah. Oleh karenanya, Irna mewujudkan ide usaha bagi ibu rumah tangga berupa kerajinan tangan untuk memanfaatkan waktu luang. Celengan koran bekas yang laku dijual saat pulang ke Jakarta membuat Irna kembali mendapat ide usaha rumahan ibu rumah tangga agar produknya lebih menarik. Irna memadukan dengan flanel sebagai hiasan. Dari situlah Irna pada akhirnya lebih memilih berkreasi dengan flanel sehingga menjadi ide usaha rumahan ibu rumah tangga.

Toples hias menjadi produk usaha flanel Irna. Toples hias itu Irna tawarkan kepada saudara. Lain halnya dengan celengan dari koran bekas yang langsung mendapat pasar, tidak demikian dengan toples hias flanel. Penolakan datang. Meskipun demikian Irna tak menyerah. Irna terlanjur jatuh cinta dengan usaha kerajinan tangan berbahan dasar flanel. Baginya ide bisnis rumahan ibu rumah tangga ini cocok sebagai kegiatan mengisi waktu luang. Jalan yang dipilih Irna adalah dengan terus berkarya. Beragam bentuk toples hias mampu Irna hasilkan. Irna lalu menyusun katalog toples hias dengan bantuan suami. Suami yang numpang mencetak katalog di kantor ternyata mampu membuat teman-teman kantornya tertarik. Bahkan ada yang memesan tutup galon. Suami Irna pun mengiyakan.
aneka kerajinan tangan kain flanel

Irna sempat kebingungan membuat pesanan tutup galon. Terlebih lagi Irna tidak memiliki mesin jahit, apalagi menjahit. Oleh karenanya Irna menjahitnya dengan tangan. Setelah jadi, Irna iseng mengunggah foto produknya di jejaring sosial facebook. Suami pun membantu membuatkan blog untuk katalog online produk Irna. Ide usaha kecil ibu rumah tangga  Irna mulai meluaskan pangsa pasar.

Pemasaran melalui online ternyata mampu menarik pesanan pertama dari seberang pulau. Pemesan dari Amuntai, Kalimantan Selatan bahkan langsung memesan home set sebanyak 20 set. Lagi-lagi Irna sempat kebingungan memenuhi pesanan jika harus menjahit tangan sendiri. Akhirnya suami menyarankan untuk bekerja sama dengan tukang jahit. Disitulah awalnya Irna mulai merekrut karyawan. Secara tak langsung, ide usaha buat ibu rumah tangga Irna mampu memberdayakan orang disekitarnya. Irna juga mulai menyisihkan keuntungan untuk memiliki mesin jahit sendiri.

Kini hampir 90% pemasaran produk flanel Irna dilakukan secara online. Irna juga memiliki beberapa reseller yang menjual produknya. Berkat pemasaran secara online, Irna mampu merambah pasar luar negeri seperti Qatar, Malaysia dan Singapore. Awalnya Irna dibantu oleh teman yang tinggal di luar negeri untuk membawa produknya. Dan ternyata produk Irna diminati di luar negeri. Kini ide usaha sampingan ibu rumah tangga ini telah menjadi usaha lintas negara. Beberapa waktu yang lalu Irna melakukan sendiri pengiriman barang untuk konsumen luar negeri.

pengiriman ke luar negeri
Pencapaian ide usaha rumah tangga Irna bukan tanpa halangan. Berulang kali Irna bergonta-ganti SDM. Tidak mudah mencari SDM bagi usaha kreatif rumahan berbahan flanel. Dibutuhkan karyawan yang mau belajar dan rapi pekerjaannya. Kini Irna memiliki 2 orang karyawan tetap dan borongan. Selain itu Irna pernah mendapat pengalaman tidak menyenangkan dari karyawan dan reseller. Secara diam-diam karyawan dan reseller mengambil pola kerajinan tangan flanel Irna dan membuka usaha yang sama. Tak dipungkiri Irna merasa kesal. Meskipun demikian Irna bisa ikhlas dan mensyukuri usahanya masih terus berjalan. Di satu sisi Irna juga bersyukur jika memang mereka mendapatkan jalan usaha sendiri meski dengan cara yang tidak baik. Pada akhirnya Irna mengetahui banyak diantara mereka yang usahanya tidak berjalan lama. Dari sinilah Irna bisa mengambil hikmah bawa ide usaha rumahan ibu rumah tangga yang dimulai dengan cara tidak baik tidak akan menjadi berkah.

ide bisnis usaha rumahan ibu rumah tangga
Irna juga menyadari bahwa pencapaian usaha Kreasi Tifosi ini tidak lepas dari ridho suaminya. Mulai dari ijin membuka usaha, peran serta dalam pemasaran maupun produksi juga dukungan dalam bentuk lainnya. Semoga kisah tentang ise usaha ibu rumah tangga ini bermanfaat.

Irna dan suami

Irna Irnawanti
Tifosi Flanel, Produsen Home Set dan Kerajinan Tangan Flanel

ide usaha ibu rumah tangga, ide usaha sampingan rumah tangga, ide usaha rumahan ibu rumah tangga, ide usaha bagi ibu rumah tangga, ide usaha buat ibu rumah tangga, ide peluang usaha ibu rumah tangga, ide usaha kecil ibu rumah tangga, ide usaha kreatif ibu rumah tangga, ide bisnis rumahan ibu rumah tangga, ide usaha rumahan untuk ibu rumah tangga

Comments

  1. rajin banget mba hhehehe semoga sukses ya bisnisnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak Irna memang rajin. Ini bukan saya lhoo :D

      Delete
  2. saya angkat topi untuk mba irna
    barusan berkunjung ke blognya, produknya bagus dan jahitannya rapi ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau memang sudah passionnya memang hasilnya ciamik mbak :D

      Delete
  3. salut ama mbak Fenny ini yang piawai dan ulet bikin kerajinan tangan dan menghasilkan keuntungan juga ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi bukan saya ini mak, boro-boro bikin craft, jahit celana bolong aja g lurus :D

      Delete
  4. Mompreneur hebat, slalu ada ide baru dan trampil. Aq blas ga iso gawe2 kerajinan tangan mak, ra telaten

    ReplyDelete
    Replies
    1. samaaa, mentok jahit celana bolong :D

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Menyapih Anak Secara Alami

“Fen, bagi tips menyapih anak dong. Al dulu disapih khan pas hamil Sita?”, tanya salah satu teman sekolah via WA. Saya otomatis nyengir saat membaca pesan tersebut. Meskipun menyandang predikat ibu dari dua orang balita, saya masih NOL besar untuk pengetahuan sapih menyapih, apalagi cara menyapih anak agar tidak rewel. Memang saat hamil Sita, si kakak Al baru berusia 1,5 tahun. Namun Al sudah tidak menyusu jauh sebelum saya hamil Sita. Al sudah berhenti menyusu sejak usia 8 bulan. Tanpa paksaan dan tanpa drama. Justru saya yang “drama” ketika Al berhenti menyusu. Pasalnya saya masih berkeinginan untuk menyusui. Terlebih  ada kampanye yang gencar tentang menyusui dengan predikat lulus S1, S2 sampai S3. Seorang anak dikatakan lulus S3 kalau bisa mendapatkan ASI sampai usia 2 tahun. Perasaan bersalah dan tidak becus menyusui anak sempat menghantui saat itu. Beberapa kali juga saya mendapat pendapat negatif ketika tahu Al sudah tidak menyusu padahal belum genap satu tahun. Termasuk teman…

Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket

Beberapa kali saya melewatkan kesempatan untuk mendengarkan sharing langsung dari owner Vanilla Hijab. Padahal ada sekitar 3-4 kali kesempatan itu datang. Hingga akhirnya bulan kemarin ada info gathering salah satu komunitas bisnis di Jogja yang mengundang Atina dan Intan, kakak beradik yang menggawangi suksesnya Vanilla Hijab. Meski hampir saja kembali terlewatkan karena kuota penuh, akhirnya pihak panitia menambah slot kuota peserta gathering. Alhamdulillah, tiket sudah ditangan. Tinggal berharap bisa benar-benar hadir di hari H.

Rahasia Instagram Marketing ala Vanilla Hijab, Pelopor Online Shop Hijab Warna Pastel

Assalamualaikum,  apakah ada yang menantikan tema postingan ini dengan tidak sabar? Hmmm …. bagi pembaca postingan tentang Vanilla Hijab sebelumnya, tentu tidak sabar bukan? Pasti antara gemes gemes penasaran rahasia apa dibalik kesuksesan Vanilla Hijab menggunakan media instagram untuk promosi produknya.

Baca juga: Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket