Skip to main content

Veronica Ratnaningrum, Women Marketer Masa Kini

Rata-rata profesi Konsultan Marketing di Indonesia dilakoni oleh kaum pria. Namun wanita yang akrab dipanggil Vey ini ternyata mampu mendobrak dominasi tersebut. Mengambil spesifikasi di bidang layanan jasa layanan marketing yang menghubungkan perusahaan klien dengan sejumlah Bank utama di Indonesia, Veronica Ratnaningrum sukses membangun perusahaannya dengan nama PT Masterindo Multiguna.

sumber gambar: indscript
Perusahaan yang didirikan tahun 2011 oleh lulusan Southern Illinois University ini memiliki klien yang sebagian besar adalah bank. Discount, top spender dan lain-lain merupakan bentuk program promosi hasil kerjasama merchant (pemiliki usaha seperti restoran) dengan bank atau perusahaan sejenis lainnya yang dihubungkan oleh Vey. Dalam hal hal ini, PT Masterindo Multiguna memberikan service berupa Merchant Privileges Outsourcing. Untuk mendukung service ini, PT Masterindo Multiguna memiliki jaringan merchant yang menjangkau seluruh provinsi di Indonesia. Terciptanya transaksi yang lebih signifikan dengan adanya layanan tambahan melalui kolaborasi pemilik usaha (merchant) dengan bank atau perusahaan klien menjadi tujuan program tersebut. Selain Merchant Privileges Outsourcing, PT Masterindo Multiguna juga menawarkan program Redemption Program, Voucher, dan Merchandise. Veronica Ratnaningrum mengungkapkan bahwa semua program tersebut dikerjakan sendiri oleh perusahaannya. Mulai dari pendekatan dengan pihat terkait (approach) sampai terjadi kesepakatan (deal). Urusan pencetakan kolateral seperti penempatan banner promo di lokasi merchant yang berfungsi untuk menginformasikan program kepada customers juga dilakukan oleh PT Masterindo Multiguna.


Veronica Ratnaningrum berhasil menggandeng sejumlah bank-bank besar di Indonesia baik bank swasta maupun BUMN hanya dalam waktu empat tahun. Networking menjadi modal utama. Vey yang visioner dan mengutamakan profesionalisme dalam bekerja ini berbagi rahasia bahwa menjaga hubungan baik dengan para pemilik usaha menjadi tombak terdepan supaya bisa menawarkan jasa kepada pihak Bank. Selain itu, Vey juga memiliki ketekunan, semangat belajar yang tinggi serta jiwa kepemimpinan yang kuat sehingga bisa mengembangkan bisnis jasa konsultan marketing dalam waktu relatif singkat. Oleh karena itu, tak salah jika Vey layak menyandang predikat Women Marketer masa kini yang bisa diperhitungkan.

sumber gambar: indscript
Veronica Ratnaningrum menyadari bahwa usaha yang digelutinya tidak lepas dari persaingan. Baru-baru ini mulai muncul pesaing yang kebanyakan adalah teman atau mantan karyawan. Namun Vey yang dinamis, memiliki visi luas dalam mengembangkan bisnis dan jasa konsultan marketing, komunikatif dan berjiwa sosial tinggi ini tak merasa ciut. Vey sudah menyiapkan inovasi berupa Digital Merchant, e-Catalogue, dan e-Voucher yang menjadi layanan terbaru PT Masterindo Multiguna. Layanan ini akan diluncurkan satu atau dua bulan kedepan. Selain itu, Vey percaya kepiawaiannya dalam merancang program, riset, menganalisa pasar, mengorganisir, memanajemen, serta memberikan jalan keluar untuk setiap problem yang dihadapi kliennya menjadi daya pemikat tersendiri yang tidak dimilki oleh pesaingnya. Bagi Vey, owner PT. Masterindo Multiguna ini, asal orang lain bahagia maka ia pun bahagia.

sumber gambar: swa.co.id


Comments

  1. jd mendapat ilmu baru ttg konsultan marketing nih mb...kmrn sama skl g tahu ^_^

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Menyapih Anak Secara Alami

“Fen, bagi tips menyapih anak dong. Al dulu disapih khan pas hamil Sita?”, tanya salah satu teman sekolah via WA. Saya otomatis nyengir saat membaca pesan tersebut. Meskipun menyandang predikat ibu dari dua orang balita, saya masih NOL besar untuk pengetahuan sapih menyapih, apalagi cara menyapih anak agar tidak rewel. Memang saat hamil Sita, si kakak Al baru berusia 1,5 tahun. Namun Al sudah tidak menyusu jauh sebelum saya hamil Sita. Al sudah berhenti menyusu sejak usia 8 bulan. Tanpa paksaan dan tanpa drama. Justru saya yang “drama” ketika Al berhenti menyusu. Pasalnya saya masih berkeinginan untuk menyusui. Terlebih  ada kampanye yang gencar tentang menyusui dengan predikat lulus S1, S2 sampai S3. Seorang anak dikatakan lulus S3 kalau bisa mendapatkan ASI sampai usia 2 tahun. Perasaan bersalah dan tidak becus menyusui anak sempat menghantui saat itu. Beberapa kali juga saya mendapat pendapat negatif ketika tahu Al sudah tidak menyusu padahal belum genap satu tahun. Termasuk teman…

Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket

Beberapa kali saya melewatkan kesempatan untuk mendengarkan sharing langsung dari owner Vanilla Hijab. Padahal ada sekitar 3-4 kali kesempatan itu datang. Hingga akhirnya bulan kemarin ada info gathering salah satu komunitas bisnis di Jogja yang mengundang Atina dan Intan, kakak beradik yang menggawangi suksesnya Vanilla Hijab. Meski hampir saja kembali terlewatkan karena kuota penuh, akhirnya pihak panitia menambah slot kuota peserta gathering. Alhamdulillah, tiket sudah ditangan. Tinggal berharap bisa benar-benar hadir di hari H.

Rahasia Instagram Marketing ala Vanilla Hijab, Pelopor Online Shop Hijab Warna Pastel

Assalamualaikum,  apakah ada yang menantikan tema postingan ini dengan tidak sabar? Hmmm …. bagi pembaca postingan tentang Vanilla Hijab sebelumnya, tentu tidak sabar bukan? Pasti antara gemes gemes penasaran rahasia apa dibalik kesuksesan Vanilla Hijab menggunakan media instagram untuk promosi produknya.

Baca juga: Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket