Skip to main content

Benarkah Pelaku Bisnis Online Akan Dikenai Pajak?

Ketika menghadiri Pesta Wirausaha Bandung 2015 tahun lalu, isu yang sempat menjadi pembicaraan saya dan beberapa teman yang juga menggeluti bisnis online adalah isu tentang pajak yang akan diberlakukan bagi pelaku bisnis online. Tentunya ini menjadi pembicaraan hangat namun sensitif. Sebagaimana diketahui bahwa pajak memang menjadi salah satu yang seringkali membuat para pengusaha baik yang skala nasional, UKM maupun start up menjadi kebat kebit. Bagaimana tidak jika untuk bertahan saja terkadang masih kembang kempis tapi sudah dibayangi potongan sekian persen dari omset. Tapi benarkah isu tersebut?

Daripada tebak-tebak manggis, salah tebak bisa meringis maka saya memutuskan untuk bertanya kepada bu Zeti Arina, CEO Artha Raya Consultant yang bergelut di bidang perpajakan. Menurut informasi beliau, sebenarnya dari dulu bisnis online seharusnya juga sudah dikenai pajak. Pada dasarnya bisnis online sama dengan perdagangan biasa. Hanya saja pemasarannya dilakukan secara online. Karena itu adalah hal yang wajar jika bisnis online juga dikenai pajak. 

Dirunut dari informasi yang tertulis di portal online Republika, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, penarikan pajak dari setiap transaksi bisnis online perlu diseriusi guna menciptakan rasa keadilan. Jika yang dagang offline saja dipungut pajak, demikian pula dengan dagang online. Pernyataan ini sejalan dengan pemikiran konsultan pajak yang juga menjadi Ketua IKAPI Surabaya diatas. 

Ketika saya tanya tentang aturannya, Zeti Arina menjawab bahwa aturannya hampir sama seperti halnya pajak penghasilan. Meski masih disiapkan regulasi terkait pajak online, aturan ini sebenarnya sudah ditetapkan dalam surat edararan Direktur Jenderal Pajak SE-62/PJ/2013 tentang Penegasan Ketentuan Perpajakan atas Transaksi e-commerce. Hanya saja saat ini masih dikaji ulang supaya tidak mematikan kegiatan perekonomian yang sedang diminati ini.

Zeti Arina juga menginformasikan bahwa semua kriteria bisnis online yang akan dikenai pajak akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Besarannya bisa mengacu pada peraturan Pengusaha Kena Pajak (PKP) atau memakai aturan PP No 46/2013 dimana dikenakan pajak satu persen. Selebihnya tentu menunggu pengumuman peratusan resmi terkait pajak bisnis online. Semoga pemberlakukan pajak bisnis online ini tidak memberatkan pelaku bisnis online seperti saya dan teman-teman sekalian.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Menyapih Anak Secara Alami

“Fen, bagi tips menyapih anak dong. Al dulu disapih khan pas hamil Sita?”, tanya salah satu teman sekolah via WA. Saya otomatis nyengir saat membaca pesan tersebut. Meskipun menyandang predikat ibu dari dua orang balita, saya masih NOL besar untuk pengetahuan sapih menyapih, apalagi cara menyapih anak agar tidak rewel. Memang saat hamil Sita, si kakak Al baru berusia 1,5 tahun. Namun Al sudah tidak menyusu jauh sebelum saya hamil Sita. Al sudah berhenti menyusu sejak usia 8 bulan. Tanpa paksaan dan tanpa drama. Justru saya yang “drama” ketika Al berhenti menyusu. Pasalnya saya masih berkeinginan untuk menyusui. Terlebih  ada kampanye yang gencar tentang menyusui dengan predikat lulus S1, S2 sampai S3. Seorang anak dikatakan lulus S3 kalau bisa mendapatkan ASI sampai usia 2 tahun. Perasaan bersalah dan tidak becus menyusui anak sempat menghantui saat itu. Beberapa kali juga saya mendapat pendapat negatif ketika tahu Al sudah tidak menyusu padahal belum genap satu tahun. Termasuk teman…

Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket

Beberapa kali saya melewatkan kesempatan untuk mendengarkan sharing langsung dari owner Vanilla Hijab. Padahal ada sekitar 3-4 kali kesempatan itu datang. Hingga akhirnya bulan kemarin ada info gathering salah satu komunitas bisnis di Jogja yang mengundang Atina dan Intan, kakak beradik yang menggawangi suksesnya Vanilla Hijab. Meski hampir saja kembali terlewatkan karena kuota penuh, akhirnya pihak panitia menambah slot kuota peserta gathering. Alhamdulillah, tiket sudah ditangan. Tinggal berharap bisa benar-benar hadir di hari H.

Rahasia Instagram Marketing ala Vanilla Hijab, Pelopor Online Shop Hijab Warna Pastel

Assalamualaikum,  apakah ada yang menantikan tema postingan ini dengan tidak sabar? Hmmm …. bagi pembaca postingan tentang Vanilla Hijab sebelumnya, tentu tidak sabar bukan? Pasti antara gemes gemes penasaran rahasia apa dibalik kesuksesan Vanilla Hijab menggunakan media instagram untuk promosi produknya.

Baca juga: Mengungkap Marketing Langit Vanilla Hijab, Rahasia Banjir Order Bisnis Jilbab Ribuan Paket