Custom Pages

Tuesday, August 15, 2017

Benarkan Melahirkan Normal itu Sakit? Inilah Fakta Yang Harus Diketahui Calon Ibu Mengenai Persalinan Normal

Tuesday, August 15, 2017

Persalinan normal biasanya identik dengan persalinan yang berdarah-darah dikuti teriakan calon ibu plus ekspresi kesakitan, benar bukan? Demikian pula pemikiran saya. Terlebih ketika semasa kuliah, saya pernah berkumpul dengan sahabat saya yang sekolah kebidanan. Salah satu topik yang pernah dibahas mengenai persalinan. Sejumlah video persalinan yang notabene materi pembelajaran sekolah kebidanan ditunjukkan oleh sahabat saya. Proses melahirkan yang ditayangkan jauh dari kata lembut dan menyenangkan. Otomatis selama menonton tak jarang kami berjengit ngeri. Rekaman peristiwa dalam video itu pun terpatri dalam ingatan berikut kesimpulan bahwa melahirkan itu SAKIT. Lalu, mengapa kemudian saya akhirnya dua kali melahirkan dengan jalan persalinan normal?


Kenyataan bahwa apa yang kita lihat dan dengar itu terkadang tidak seperti yang dibayangkan. Seringkali linfomasi yang salah membuat kita menjadi menyimpulkan hal yang salah pula. Beruntung ketika mengandung anak pertama, saya berinisiatif untuk belajar lebih lanjut tentang kandungan dan persalinan. Berbekal internet, saya googling mulai dari perkembangan janin dan berlanjut ke prsoses melahirkan. Saya pun menemukan informasi bahwa sesungguhnya melahirkan itu bisa dilakukan dengan proses yang lembut dan  menyenangkan.

Berbekal pengetahuan itulah kemudian saya mantap untuk menghadapi hari H. Jika sebelumnya saya ada ketakutan tentang bayangan persalinan yang menyakitkan, saya jadi lebih bersemangat menanti kelahiran janin. Dan bonusnya, saya  jadi mengetahui kelebihan persalinan normal berdasarkan dua kali pengalaman melahirkan normal.

1. Biayanya terjangkau
Beberapa kali saya mendapati informasi mengenai biaya persalinan yang cukup WOW nominalnya. Terlebih lagi biaya persalinan di kota-kota besar. Besarannya bisa sampai puluhan juta. Terus terang, kondisi ekonomi saat saya mengandung anak pertama memang belum terlalu mapan. Oleh karenanya saya memilih melahirkan di kampung halaman, Klaten. Biaya persalinan normal di tempat kelahiran saya itu berkisar di angka 700ribuan (tahun 2012), sedangkan kalau caesar berkisar 12 jutaan. Sungguh beda jauh sekali biayanya bukan antara persalinan normal dengan persalinan caesar?

Meskipun pada akhirnya saya harus mengeluarkan kocek satu setengah juta untuk biaya persalinan normal, namun fasilitas klinik bersalin termpat saya melahirkan jauh lebih bagus disbanding klinik di sekitarnya. Apa yang saya dapatkan sesuai dengan biaya yang harus dikeluarkan, salah satunya video rekaman selama proses kelahiran Al.

2. Pemulihan tubuh pasca melahirkan normal lebih cepat
Kalau melihat proses melahirkan yang berdarah-darah lengkap dengan jahitan di vagina akibat mengejan yang tidak terkontrol, rasanya tidak mungkin jika dalam waktu dekat bisa langsung beraktivitas normal. Namun faktanya, usai melahirkan saya bisa ke kamar mandi sendiri membersihkan diri. Tentunya dengan penjagaan ibu di depan kamar mandi. Usai mandi saya bisa langsung duduk normal, makan, menyusui dan menggendong bayi. Bahkan saya memutuskan untuk keluar dari klinik bersalin pada sore harinya. Keesokan harinya juga saya sudah beraktivitas normal dirumah merawat bayi.

3. Memungkinkan IMD
Percayalah bahwa ketika bayi sudah lahir, rasa sakit ketika persalinan normal itu akan menguap dengan cepat. Tentunya jika persalinan normal tidak dibarengi dengan pendarahan atau kasus khusus lainnya. Kondisi inilah yang memungkinkan ibu tidak lagi kesakitan sehingga sanggup mendekap bayi yang masih berlumur selaput dan air ketuban namun sangat menggemaskan. Ketika bayi ditelungkupkan di dada ibu, reflek bayi akan mencari putting ibu dan terjadilah proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang dipercaya menurunkan resiko kematian bayi, menstimulasi ASI lebih cepat keluar, meningkatkan ikatan batin ibu dan bayi serta bayi mendapatkan imun dari kolostrum (ASI pertama yang kaya nutrisi dan zat-zat anti infeksi).

4. Aman untuk persalinan selanjutnya dalam waktu dekat
Bagi pasangan yang bercita cita memiliki banyak anak, melahirkan secara normal memungkinkan untuk bisa memiliki anak dalam jarak dekat. Meskipun tidak direncanakan, saya mengandung dan melahirkan anak kedua dalam jarak dekat. Ketika anak pertama baru berusia satu setengah tahun, saya sudah hamil 3 bulan. Karenanya sebelumnya saya melahirkan secara normal, jadi tidak ada keluhan atau kekhawatiran untuk kembali bersalin normal. Bahkan bisa dibilang proses persalinan normal anak kedua lebih mudah karena sudah berpengalaman, hahaha.

Bagi calon ibu yang masih memiliki pemikiran bahwa persalinan normal itu mengerikan dan menyakitkan, yuk ubah mindsetnya. Lengkapi diri dengan infomasi yang terpercaya supaya proses persalinan yang luar biasa itu menjadi menyenangkan. Semoga bermanfaat.

1 comment :

  1. Aku dua2nya SC mba..

    Yang pertama niat normal, tp lewat hpl nggak kluar-kluar. Ketuban kurang, pengapuran plasenta. Di induksi.. Ngrasain kontraksi..sakit luar biasa ( krn minim ketuban). Akhirnya SC.

    Yang kedua, msh keinget rasa mulas pas kontraksi... Milih SC terjdwl. Sama2 sakit, bedanya klo SC belakangan sakitnya.

    Dan bener..aku ga bisa IMD.

    ReplyDelete